CIRI-CIRI AWAL DEMENSIA

Gangguan Daya Ingat

Gejala paling menonjol dari Demensia adalah sering lupa/pikun. Berbeda dengan lupa pada umumnya, ODD (Orang Dengan Demensia) kesulitan mengingat suatu hal yang baru saja terjadi, sehingga cenderung mengulang cerita atau bertanya hal yang sama berkali-kali.

Sulit Fokus

ODD biasanya menunjukkan gejala sulit untuk fokus sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Akibat kesulitan fokus ini, ODD juga sulit untuk melakukan perhitungan yang sederhana dan membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Sulit Melakukan Kegiatan yang Familiar

ODD umumnya akan bingung menyelesaikan aktivitas harian seperti memakai pakaian, menyiapkan masakan/makanan, mengatur keuangan, hingga mengemudi kendaraan.

CIRI-CIRI AWAL DEMENSIA

Disorientasi

ODD seringkali tidak tahu jalan kembali pulang ke rumah atau bahkan ke tempat yang sudah mereka kenali sebelumnya. ODD juga akan sulit membedakan waktu siang dan malam ataupun pergantian hari dan tanggal.

Kesulitan Memahami Visuospatial

ODD kesulitan membaca, membedakan warna, tidak mengenali wajah sendiri di cermin, menabrak cermin saat berjalan, hingga sulit menuang air ke dalam gelas.

Gangguan Komunikasi

ODD sulit untuk berbicara dan mencari kata yang tepat. Terkadang ODD berhenti bicara di tengah percakapan dan kebingungan untuk melanjutkan kalimatnya. kesulitan memahami percakapan sehingga ODD menjadi lebih pasif.

Meletakkan Barang Tidak pada Tempatnya

ODD seringkali lupa dimana meletakkan barang yang dimilikinya dan karena lupa tak jarang ODD menuduh orang lain mencuri atau menyembunyikan barang tersebut.

CIRI-CIRI AWAL DEMENSIA

Salah Membuat Keputusan

ODD kesulitan untuk membuat keputusan yang tepat. Beberapa contohnya adalah berpakaian terbalik atau tidak serasi, menggunakan kaos kaki berbeda warna tanpa merasa ada masalah, dan memberikan sejumlah uang yang tidak sesuai dengan yang seharusnya dibayarkan.

Menarik Diri Dari Pergaulan

ODD kehilangan semangat ataupun inisiatif untuk melakukan suatu aktivitas ataupun hobi sehingga perlahan menjadi pasif dan menarik diri dari aktivitas sosial.

Perubahan Perilaku dan Kepribadian

Mengalami perubahan perilaku dan menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung, curiga, dan emosi yang tidak stabil. ODD menjadi lebih pendiam, kehilangan kepercayaan diri, dan lebih sering menyendiri.

Referensi : https://alzi.or.id/10-gejala-awal-demensia-alzheimer/

MENGURANGI RISIKO DEMENSIA

Menjaga Kesehatan Jantung

Merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes & obesitas semuanya merusak pembuluh darah & meningkatkan risiko terkena stroke/ serangan jantung, yang dapat berkontribusi mengembangkan demensia di kemudian hari.

Bergerak dan Berolahraga

Aktivitas fisik & olahraga adalah cara pencegahan yang sangat efektif karena membantu mengontrol tekanan darah & berat badan, serta mengurangi risiko diabetes tipe II & beberapa bentuk kanker.

Mengkonsumsi Sayur dan Buah

Makanan adalah bahan bakar untuk otak & tubuh. Kita dapat membantu keduanya berfungsi dengan baik dengan makan makanan yang sehat & seimbang.

Bersosialisasi

Kegiatan sosial juga bermanfaat bagi kesehatan otak karena mereka menstimulasi otak kita, membantu mengurangi risiko demensia dan depresi.

Referensi : https://www.alodokter.com/demensia

PENGOBATAN DEMENSIA

Menjalani Terapi Khusus

  • Terapi stimulasi kognitif
  • Terapi okupasi
  • Terapi mengingat
  • Rehabilitasi kognitif
  • Mendapatkan Dukungan Penuh dari Keluarga

  • Berkomunikasi dengan penderita menggunakan kalimat yang mudah dimengerti
  • Melakukan aktivitas menyenangkan bersama penderita
  • Membuat agenda sebagai alat bantu mengingat aktivitas yang harus dilakukan penderita
  • Membuat perencanaan pengobatan selanjutnya bersama penderita
  • Memberikan Obat-obatan

    Pemberian Obat-obatan sesuai dengan anjuran dari Dokter.

    Referensi : https://www.alodokter.com/demensia